Dyah Pitaloka PDF ò Paperback

Gajah Mada tidak ingin Kerajaan Sunda menjadi kerikil dalam Kerajaan Majapahit Untuk melengkapi keberhasilannya menyatukan Nusantara Majapahit harus menaklukkan Sunda Bila kekuatan angkatan perang tidak mungkin cara lainnya adalah melalui pernikahan Pernikahan Dyah Pitaloka dengan Raja Majapahit bagi Gajah Mada bukanlah perkawinan antara seorang raja dengan putri dari dua kerajaan melainkan penyerahan upeti sebagai tanda takluk Kerajaan Sunda kepada Majapahit Gajah Mada melalui Sumpah Palapa telah mengukuhkan simbol dirinya sebagai sosok patih yang ambisius Ambisinya itu tidak hanya membumihanguskan Kerajaan Sunda juga dirinya sendiri Pahlawan terbesar sepanjang sejarah Majapahit itu orang yang pertama kali menyatukan seluruh Nusantara akhirnya menjadi buronan negerinya sendiri Nama besarnya runtuh karena hanya mementingkan ambisi dan mengabaikan sesuatu yang tak kalah besar Cinta


10 thoughts on “Dyah Pitaloka

  1. says:

    jadi ngerti sejarah negeri sendiri dulu sempat diajari waktu sd tapi sudah nguap semua setelah baca buku ini jadi sadar bahwa ternyata suatu ketika bangsa ini pernah punya mental dan nyali betapa jahanam penjajah yang mengikis habis mental tersebut dan menjadikan bangsa ini bangsa yang bermental pengecut


  2. says:

    “Tak ada beda antara lelaki dan perempuan Di hadapan Hyang Tunggal pemilik jagat raya semua manusia itu sama Hanya mereka yang memiliki sikap terpuji yang mendapat tempat istimewa di hadapan Sang Pencipta Alam Semesta”BlurbGajah Mada tidak ingin Kerajaan Sunda menjadi kerikil dalam Kerajaan Majapahit Untuk melengkapi keberhasilannya menyatukan Nusantara Majapahit harus menaklukkan Sunda Jika kekuatan angkatan perang tidak mungkin cara lainnya adalah melalui pernikahanPernikahan Dyah Pitaloka dengan Raja Majapahit bagi Gajah Mada bukanlah perkawinan antara seorang Raja dengan Putri melainkan penyerahan upeti sebagai tanda takluk Kerjaan Sunda kepada Majapahit Gajah Mada melalui Sumpah Palapa telah mengukuhkan simbol dirinya sebagai sosok patih yang ambisiusAmbisinya itu tidak hanya meluluhkanlantakkan Kerjaan Sunda juga dirinya sendiri Pahlawan terbesar sepanjang sejarah Majapahit itu orang yang pertama kali menyatukan seluruh Nusantara akhirnya menjadi buronan negerinya sendiri Nama besarnya runtuh karena hanya mementingkan ambisi dan mengabaikan yang tak kalah besar CintaAku memutuskan membeli buku ini karena di covernya ada tertera nama Gajah Mada Dan karena aku masih berada dalam kondisi yang lagi jatuh cinta dengan Majapahit Akhirnya tanpa pikir panjang aku beli ajaSebelumnya jujur aku nggak tahu menahu soal Dyah Pitaloka Siapa dia aku bener bener nggak tahu—maklum dulu pas sekolah waktu pelajaran sejarah suka ngantuk Dan dari buku ini lah aku tahu siapa Dyah Pitaloka Dia adalah Putri Kerajaan Sunda anak dari Prabu Maharaja LinggabuanaJadi di buku ini secara garis besarnya menceritakan tentang Kerajaan Sunda dan Majapahit Kalian akan menemukan asal muasal dari Kerjaan Sunda dan juga Majapahit Bisa di katakan buku ini adalah ringkasan tentang sejarah dari dua Kerjaan Singkat tapi cukup untuk memberi kita pengetahuan tentang Kerajaan Sunda dan MajapahitSeperti yang tertera dalam blurb bahwa konflik yang diangkat di buku ini tentang ambisi Gajah Mada yang notabene adalah Mahapatih Kerajaan Majapahit Dia dengan Sumpah Amukti Palapa nya berjanji untuk mempersatukan semua negeri—kerajaan—di NusantaraKerja kerasnya selama bertahun tahun membuahkan hasil Cita cita Gajah Mada hampir terwujud Seluruh negeri di Nusantara takluk di bawah kekuasaan Majapahit Ada yang ditaklukkan dengan peperangan Dan lebih banyak yang secara sukarela mengakui kekuasaan Majapahit Namun Gajah Mada belum merasa puas Sebab ada satu negeri yang hingga kini masih merdeka dari pengaruh Majapahit Yakni Kerajaan SundaBertahun tahun pula Gajah Mada memikirkan bagaimana cara menaklukkan Kerajaan Sunda Tak terhitung berapa kali Gajah Mada berniat untuk menyerang dengan pasukannya Tapi selalu gagal Karena Sri Maharani Tribhuwanatunggadewi berkali kali mengingatkan Gajah Mada untuk tak menyerang Sunda Sang Ratu kerapkali mengingatkan bahwa pendiri Majapahit sendiri memiliki darah Sunda dari AyahnyaSayang Gajah Mada tak memahami dengan terperinci silsilah Raden Wijaya yang disebut sebut sebagai keturunan Sunda Gajah Mada masih kekeuh ingin menaklukkan Sunda demi menyempurnakan sumpahnya Jika dengan jalan perang secara langsung tidak bisa maka harus melalui jalan lain Yakni melalui jalan pernikahan Politik Yang ujungnya malah tidak membuat Gajah Mada berhasil menyempurnakan Sumpah Amukti Palapa nya Malah justru menghancurkan segalanyaBuat kalian yang ingin mengetahui lebih jelas lagi apa yang terjadi dengan rencana Gajah Mada dalam menaklukkan Sunda hingga terjadinya Perang Bubat dan kenapa Dyah Pitaloka memilih mengorbankan dirinya kalian baca buku ini Sebab buku ini cukup komplit untuk mengetahui sejarah singkat tentang Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda Jadi sangat cocok untuk dikonsumsi oleh kalian yang ingin mengetahui sejarah dua Kerajaan tersebutAku memberi nilai untuk buku ini 355 🌟 Kenapa 35?? Tadi katanya buku ini bagus?? Iya memang buku ini bagus Memberi pengetahuan pada pembaca tentang sepenggal sejarah di Indonesia Cuma ada hal yang membuatku sedikit merasa terganggu Yaitu dibagian penyebutan nama Tokoh Tokoh sampingan yang berkali kali disebutkan detail beserta gelarnya Dan penyebutan itu terjadi berulang ulang Yang membuat buku ini jadi sedikit membosankan But terlepas dari hal tersebut di atas buku ini beneran bagus Kita patut menghargai penulis penulis yang mencoba mengungkap sepenggal kisah Sejarah di Indonesia Yang bisa jadi sudah terlupakan atau bahkan tidak diketahui oleh para anak muda jaman sekarang Akhir kata aku mau ucapin terima kasih buat kalian yang berkenan menyimak review—suka suka—dariku Semoga bermanfaat 😊Salam literasi dan selamat membaca 😉


  3. says:

    mitos bagi mereka yang percaya bahwa inilah awal sejarahnya mengapa laki laki sunda jawa barat tidak boleh menikah dengan perempuan jawa sejarah yang sebenarnya tidak ada bukti atau data yang pasti tetapi tetap lestari selama ribuan tahun atau inilah kenapa jawa barat disebut suku sunda sedang jawa tengah dan jawa timur disebut suku jawa padahal sama sama di pulau jawa inilah uniknya negeri 62


  4. says:

    Mengapa Dyah Pitaloka Sampai Bunuh Diri?Nampaknya tidak ada sumber sejarah yang menerangkan hingga detail apa motivasi Dyah Pitaloka bunuh diri Pemahaman umum yang berkembang adalah karena putus asa karena semua keluarganya yang bertempur dengan gagah berani telah dibunuh pasukan Bhayangkara Majapahit Celah ini seperti ketika novel novel bercerita tentang kisah cinta Gayatri permaisuri Rajapatni — isteri Raden WijayaKertarajasa Jayawardhana dimanfaatkan oleh penulis untuk memasukkan drama romantis yang tragisLangit Kresna Hariadi dalam novel Perang Bubat mengisahkan bahwa Dyah Pitaloka sebenarnya sudah terlanjur jatuh cinta kepada seorang rakyat jelata bernama Saniscara Saniscara telah menumpahkan perasaan cintanya dengan cara yang paling mengagumkan yang bisa dibayangkan wanita mana pun lukisan Goresan goresan dalam kanvasnya ditorehkan dengan penuh gairah Dan ternyata cinta yang paling murni dari dua anak manusia ini bersambut tetapi tidak mungkin bersatu karena faktor politik dan kedudukan serta derajat yang berbeda Ini memberikan ruang bagi pembaca untuk bereksplorasi tentang apakah cinta harus dihalangi oleh norma norma seperti ituSaya membayangkan biar bagaimanapun juga Dyah Pitaloka adalah seorang putri raja Saya membayangkan ia adalah gadis yang dewasa kenapa novel selalu melukiskan putri raja itu cantik dan manja? Ia menyadari ia adalah kunci politik yang berharga dalam hubungan diplomatik dua negara Jika pernikahannya dengan Prabu Hayam Wuruk bisa menyelamatkan Sunda Galuh dari posisi takluk sebagai negara jajahan ia akan menekan segala perasaan dan mengutamakan kepentingan rakyatnya di atas kepentingan cinta pribadinya Toh Prabu Hayam Wuruk kan raja yang tampan jugaJika ternyata kemudian ia telah ditelikung dicurangi oleh Mahapatih Gajah Mada dan keluarganya habis terbunuh harga dirinya lah yang membuat ia lebih baik mati daripada harus menjadi putri seserahan Jika keluarganya telah bersikap patriotik heroik mengapa ia tidak melakukan jalan yang sama? Berdasarkan ini saya memaklumi putri Sunda yang cantik itu mengambil keris kecil dan menusuk dadanya sendiriTinggal Prabu Hayam Wuruk yang termenung sendirian Ia memang telah dibakar oleh cinta pada pandangan pertama Bagaimana pun juga ia adalah negarawan yang masih berusia pemuda Masih bergejolak Itulah awal konfliknya dengan Gajah Mada Dan mundurnya Gajah Mada dari kancak politik membuat Majapahit tidak menemukan negarawan sehebat dirinya Itulah awal kemunduran kejayaan Majapahit yang akhirnya runtuh dan digantikan rezim kerajaan kerajaan Islam Demak Bintoro


  5. says:

    novel ini menceritakan kehidupan Dyah Pitaloka hingga kematiannya dalam perang bubat Hayam Wuruk yang telah menjadi raja Majapahit pada saat itu menginginkan seorang istri untuk mendampinginya dia mengutus orang orangnya ke berbagai kerajaan dan vasal vasalnya tapi tak seorangpun wanita yang berkenan di hatinya hingga saat itu Kemudian dia mendengar bahwa raja pajajaran yang kita kenal dengan nama Prabu Siliwangi memiliki seorang puteri yang cantik saat utusannya datang membawa lukisan Dyah PitalokaPrabu Hayam Wuruk merasa bahwa wanita itulah yang pantas untuk menjadi pendampingnyasementara itu Mahapatih Gajahmada berpikiran bahwa inilah kesempatannya untuk memenuhi ambisinya menyatukan seluruh wilayah Nusantara Gajahmada memanfaatkan kedatangan Rombongan dari kerajaan Pajajaran untuk menyatakan ketundukan pajajaran pada Majapahit kisah selanjutnya ada di buku inisayangnya penulis buku ini terlalu banyak menuliskan hal hal yang tak perlu dituliskan karena membuat buku ini menjadi membosankan beberapa hal sebaiknya dituliskan di luar buku ini saja


  6. says:

    Pengaturan alurnya menarik diksinya apik sayang banyak hal hal yang di terlalu panjang panjangkan yang jika tidak adapun tidak masalahatau mungkin bahasa lainnya ada sejumlah elemen cerita yang menurutku nanggung banget Misal hubungan si Dyah dengan seorang prajurit di Sunda menurutku lebih menarik kalau mau dikarang sekalian Ini kan sudah masuk ranah novel alias fiksi jadi sekalian saja buat lebih berani Sekalian saja mereka memadu kasih gitu Bukan cuma ngintip si Dyah lagi mandi doang Buat apa juga Prapanca dikisahkan ketemu Dyah cuma buat sekedar say Hi Apa intinya Prapanca ketemu si Dyah? Kan di Negerakertagama gak menceritakan Perang BubatMenurutku si penulis terlalu terjebak pada bingkai data sejarah Pararaton dan Kidung Sunda Dia ingin membuat novel yang seakurat mungkin menggambarkan sejarah Sehingga ceritanya serba nanggung dan tidak memberi jawaban misteri Bubat menurut versinya sendiri


  7. says:

    Menarik Isi novel ini kebanyakan bertutur tentang sejarah entah 100% benar atau sebagian fiksi dan berbagai kisah rakyat yang ada di tatar Sunda Aku cukup suka point of view nya yang mengambil cerita Dyah Pitaloka Kurang lebih kisah ini adalah kisah cinta tragis bak Romeo and Juliet Still feel it could've been better but it's a good way to give an insight to the history behind the love story


  8. says:

    Banyak uraian sejarahnya Malah dialog antar tokoh saja jadi pelajaran sejarah Yah minimal jadi tahu kalau Wastukencana tuh adiknya Dyah PitalokaGood to know Dyah Pitaloka gemar membaca Mungkin kalau hidupnya di zaman sekarang sudah jadi anggota GRI ^^


  9. says:

    iseng iseng aja bacanya Dcari variasi buku awalnya sih tertarik sama judulnya KOrban Ambisi Politik Gajah Mada mungkin aja sepaham klo Gajah Mada emang penjajah P


  10. says:

    Perang Bubat dari point of view Kerajaan Sunda Pengen banget ngeliat buku iini diangkat ke layar lebar